Bahaya Erosi Serviks Jika Tidak Segera Diobati

Erosi serviks atau dalam bahasa medis lebih dikenal dengan sebutan ektropion adalah kondisi dimana kelenjar sel yang seharusnya berada didalam leher rahim(serviks) keluar melalui mulut serviks. Akibat dari kondisi tersebut, sel yang lebih halus yang berasal dari dalam serviks bertemu dengan sel kasar yang ada di luar serviks, sehingga mengakibatkan peradangan.

Erosi Serviks hal yang umum terjadi, biasanya sering dialami oleh wanita muda atau ibu hamil, karena perubahan hormon yang ada dalam tubuh dan meningkatnya kadar ekstrogen yang berlebihan. Ada kalanya erosi serviks juga diakibatkan karena penggunaan pil KB dalam jangka panjang.

Pertanyaannya adalah apakah erosi serviks berbahaya?

Tentu jawabannya adalah tergentung dari gejala yang timbul akibat erosi serviks tersebut. Jika tidak timbul gejala apapun, maka erosi serviks yang di alami bisa dianggap tidak membahayakan. Namun, jika timbul gejala-gejala sebagai berikut:

  1. Keputihan yang terlalu banyak, tidak memiliki bau namun jika erosi serviks menyebabkan infeksi pada mulut rahim maka akan timbul bau pada kelenjar yang keluar dari dalam vagina.
  2. Pendarahan setelah melakukan hubungan seksual, karena terjadi peradangan pada mulut rahim
  3. Keluar darah dari vagina dan bukan darah mestruasi
  4. Pendarahan diantara waktu menstruasi

Maka anda perlu segera pergi ke dokter untuk dilakuan pemeriksaan sesegera mungkin, agar tidak timbul penyakit berbahaya di kemudian hari.

Bahaya apa yang mengancam akibat erosi serviks?

Banyak sekali penyakit yang timbul akibat erosi serviks seperti peradangan di area serviks, infeksi bakteri, pendarahan ketika berhubungan seksual bahkan bisa menyebabkan kangker serviks. Kangker serviks bisa timbul jika erosi serviks telah memasuki gade 4 atau setadium akhir, maka sangat rentan terjadinya kangker serviks.

Apa yang harus saya lakukan untuk mengatasi erosi serviks

Ada kalanya erosi serviks dapat sembuh dengan sendirinya dengan menurunnya kadar hormon ekstrogen dalam tubuh. Dan jika erosi serviks tidak menimbukan gejala apapun erosi serviks tidak perlu untuk di obati.Namun jika erosi serviks mengakibatkan peradangan dan infeksi maka perlu untuk melakukan pemerikasaan kepada doter yang ahli dibidangnya.

Jika anda memerlukan informasi dan pengobatan lebih lanjut silahkan berkonsultasi online gratis pada dokter kami dengan cara klik tombol konsultasi Telp / WA / SMS pada web. Kami dengan senang hati melayani anda. Segala rahasia medis pasien terjamin.


Disclaimer: “Hasil pengobatan mungkin tidak persis sama karena tergantung situasi dan kondisi pasien”

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *