posisi seks untuk ibu hamil

Posisi Seks Untuk Ibu Hamil

Melakukan hubungan seks suami istri memiliki peran yang signifikan dalam hal menjaga ke-utuhan  rumah tangga, termasuk saat istri sedang mengandung / hamil. Hubungan suami istri tetap boleh dilakukan, walaupun tetap harus berhati hati dan syarat wajib untuk mendahulukan kenyamanan sang istri terlebih dahulu.

Adanya beberapa kasus yang ada, wanita hamil merasa tidak selera untuk berhubungan badan dengan suami. Tetapi, banyak juga yang gairah seksual semakin membuncah justru saat hamil. Suami punya peran penting untuk menjaga “mood” istri, agar hubungan seksual tetap dapat dijalani dan juga dapat menyenangkan untuk keduanya. Hubungan seksual ini memberikan beberapa manfaat untuk ibu hamil, salah satunya ialah untuk melemaskan jalan lahir. Miss V dilatih untuk tetap elastis hingga saat kontraksi tiba, rasa sakit bisa diminimalisir. Selain itu, hormon yang diproduksi saat perempuan mencapai puncak kenikmatan, seperti endorfin dan oksitosin, dapat memperbaiki mood ibu. Jika ibu bahagia, persalinan lancar, dan bayi pun bisa lahir dengan lebih mudah.

Adapun posisi yang baik untuk ibu hamil itu, seperti :

Spooning

Posisis spooning adalah posisi di mana pria berada di belakang wanita dan mencari sudut yang tepat untuk melakukan penetrasi. Agar tidak menekan perut istri dan tidak terjadi banyak gerakan saat berhubungan, hindari berbaring ke sebelah kanan.

Woman On Top

Woman on top adalah posisi yang aman bila anda dan pasangan ingin berhubungan saat hamil. Karena, posisi ini tidak akan memberikan tekanan apapun pada perut wanita. Hal ini membuat wanita lebih mengontrol penetrasi dan simulasi klitoris.

Berbaring di Tepi Tempat Tidur

Posisi ini dapat membuat wanita hamil lebih nyaman selama berhubungan intim. Ketika wanita berbaring di tempat tidur dengan kaki menggantung ke lantai atau diangkat ke atas, sementara si pria melakuakan penetrasi sembari berdiri atau berlutut. Bila kaki wanita diangkat ke atas, gunakan badan pria sebagai penahan kaki, dan Posisi ini harus saling berhadapan.

Saling Berhadapan

Posisi ini memberikan kesempatan lebih banyak bagi Anda dan pasangan untuk mengeksplorasi tubuh masing-masing. Caranya, pria duduk lalu wanita melingkarkan kaki ke pinggang pria agar penis lebih mudah melakukan penetrasi. Jangan khawatir karena posisi ini sangat aman karena tidak ada yang akan merasakan berat tubuh pasangan.

Doggy Style

Posisi doggy style memungkinkan penetrasi lebih dalam dari penis dan menghindarkan kandungan dari teknan berat badan. Jangan lupa bicarakan dengan suami sejauh mana penetrasi yang diinginkan dan berhentilah bila mulai terasa sakit atau tubuh lelah menopang badan. Posisi ini sangat disukai karena dapat merangsang area G-spot pasangan anda, sehingga wanita terbantu untuk mencapai orgasme.’

Misionaris

Posisi misionaris paling sering dilakukan di mana perempuan di bawah dan laki-laki di atas. Posisi ini dapat dilakukan saat kehamilan masih trimester pertama atau kedua. Bila pasangan wanita ingin melakukan posisi misionaris saat trimester ketiga, tambahkan bantal di bawah bokong agar posisi tubuh dapat tersangga dengan baik, kandungan aman, dan nyaman saat pergerakan.

 

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *