Vaginitis- Gejala, Penyebab dan Komplikasi Bahanyanya

 

Vaginitis adalah salah satu penyakit yang biasa terjadi pada wanita karena infeksi atau inflamasi pada vagina. Vaginitis biasanya ditandai dengan keputihan dalam jumlah banyak, berwarna, menimbulkan bau yang itdak sedap, iritasi dan gatal pada vagina serta rasa sakit saat berhubungan badan maupun buang air kecil. Vaginitis dibedakan menjadi 4 Jenis yaitu, vaginitis bakterialis, trikomoniasi, kandidiasis vulvavagina, vaginitis atrofiVaginitis merupakan penyakit yang paling sering dialami oleh kaum wanita.karena pada wanita, terdapat 3 lubang pada kemaluan dengan fungsinya masing-masing, yaitu:

  1. Saluran kemih(Uterus);
  2. Lubang vagina atau kemaluan, yang berfungsi untuk bersubungan seksual atau melahirkan;
  3. Anus atau lubang untuk mengeluarkan kotoran.

Apa Gejala Vaginitis?

Gejala-gejala vaginitis yang timbul pada umumnya yaitu berupa:

  1. Keputihan berlebihan, berbau tidak sedap dan berwarna kuning keruh.
  2. Sekret atau cairan vagina yang berbusa.
  3. Nyeri saat Buang Air kecil
  4. Nyeri saat melakukan hubungan seksual.
  5. Iritasi dan gatal pada bibir atau ruang vagina.

Apa Penyebab Vaginitis?

Jenis vaginitis ditentukan berdasarkan penyebabnya yang sebagian besar dapat berupa:

Vaginitis umunya terjadi akibat infeksi bakteri dan jamur. Pada kondisi normal, terdapat sedikit jamur dan bakteri pada vagina dan tidak menyebabkan gangguan apapun. Infeksi vaginitis terjadi jika bakteri dan jamur berkembang biak tanpa terkendali, sehingga jumlahnya berlebih pada vagina. Penyebab vaginitis selain bakteri dan jamur adalah sebagai berikut:

  • Penyakit menular seksual (PMS), seperti Infeksi saluran kemih, klamidia, dan herpes genital.
  • Iritasi akibat bahan kimia yang terkandung pada sabun, parfum dan pembersih organ intim.
  • Penurun kadar hormon ekstrogen setelah manopause sehingga dinding vagina menipis.

Wanita Yang Beresiko Terkena Vaginitis

Selain dari pada penyebab yang sebelumnya telah disebutkan. Banyak sekali sekali faktor yang dapat meningkatkan resiko seorang wanita dapat mengidap vaginitis. Faktor-faktor tersebut antara lain:

  • Hormon ekstrogen yang tidak seimbang, yang disebabkan karena hamil, manopause atau mengkonsumsi pil KB dalam jangka panjang.
  • Sering berhubungan seksual lebih dari satu pasangan dan tanpa alat pengaman.
  • Wanita perokok aktif dan pasif.
  • Penggunaan spermisida dengan dosis tinggi
  • Memiliki penyakit menular seksual lainnya.
  • Penggunaan pembersih organ intim yang tidak aman.
  • Pakaian ketat sehingga membuat vagina menjadi lembab dan rentan terhadap infeksi bakteri.

Bagaimana Cara Mengatasi Vaginitis?

Vaginitis memang dapa di atasi sendiri tanpa harus pergi kedokter, seperti dengan cara menjaga kondisi fisik, selalu menjaga kebersihan organ intim. Namun jika vaginitis sudah semakin parah sehingga menimbulkan berbagai macam gejala penyakit kelamin, maka sangat tidak dianjurkan untuk mengobatinya sendiri karena sangat beresiko infeksi semakin parah dan sulit di obati. Oleh karena itu, jika gejala vaginitis sudah dialami, sangat disarankan untuk segera periksakan kedokter agar segera ditangani.

Dimana Pengobatan Terbaik Untuk vaginitis?

Klinik pandawa adalah solusi terbaik untuk pengobatan vaginitis dengan harga terjangkau. Banyak sekali kasus vaginitis yang telah dilakukan penanganan oleh klinik pandawa. Klinik pandawa bekerja secara professional dengan manganalisa dan memastikan penyebab sehingga penanganan lebih sesuai dan tepat sasaran. untuk informasi lebih lainjut silahkan klik linik berikut KonsulatiOnlineGratis agar anda langsung terhubung dengan kami melalu WA di 081386357762. Atau bisa langsung telepon/sms/WA ke nomor 081386357762.

Kami selalu menjamin kerahasiaan medis dan data diri anda. Kami bekerja sepenuh hati dan selalu mengutamakan kepuasan pasien.linik Pandawa memiliki dokter ahli dan telah berpengalaman dalam hal mengobati penyakit chlamydia. Rata-rata ada banyak pasien dengan penyakit sifilis mengalami perbaikan sampai tuntas dan banyak pasien puas dengan pengobatan dan pelayanan medis yang kami berikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *