Kandidiasis: Infeksi Jamur Pada Kemaluan Pria yang Menyebabkan Gatal-gatal pada Area Kelamin

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email

infeksi jamur kelamin

Tidak sedikit orang yang memiliki masalah pada bagian kelamin, contohnya seperti gatal-gatal di area intim. Meski kebanyakan kasus terjadi pada kaum hawa, tetapi masalah infeksi jamur kelamin dapat pula menyerang kaum pria yang terkadang membuat risih.

 

Apa Itu Infeksi Jamur Kelamin?

Infeksi jamur kelamin adalah hal yang kerap terjadii. Candidiasis alias kandidiasis merupakan peradangan jamur yang diakibatkan oleh jamur Candida albicans. Peradangan jamur ini umumnya berada di kulit, mulut, serta alat vital. Bila tidak mendapatkan tindakan lanjutan, dampak peradangan jamur ini dapat menjalar ke bagian badan lain, semacam usus, ginjal, jantung, serta otak.

 

Macam-macam Kandidiasis

Kandidiasis mulut( thrush)

  • Bintik putih ataupun kuning pada area lidah, bibir, gusi, langit-langit mulut, serta pipi bagian dalam
  • Tampak kemerahan di mulut serta tenggorokan
  • Kulit pecah dan retak di berbagai sudut mulut
  • Sensasi nyeri ketika menelan

 

Kandidiasis vulvovaginal

  • Sensasi gatal yang berlebihan di area vagina
  • Sensasi nyeri serta terbakar ketika buang air kecil
  • Rasa tidak nyaman sepanjang melakukan hubungan seksual
  • Pembengkakan pada area vagina serta vulva
  • Keputihan yang tampak menggunmpal

 

Kandidiasis kulit (cutaneous candidiasis)

  • Ruam yang tersasa gatal di lipatan kulit semacam ketiak, selangkangan, sela-sela jari, ataupun di bagian bawah payudara
  • Kulit yang kering, retak, serta pecah- pecah

 

Penyebab Infeksi Jamur Kelamin

Pemicu utama jamur pada kemaluan laki- laki merupakan spesies jamur Candida albicans. Peradangan jamur itu dikenal dengan nama Candidiasis. Jamur ini bisa menginfeksi kulit yang malah cenderung fit, hangat, atau lembap. Peradangan jamur ini dapat terjadi pada kalangan laki- laki yang berhubungan seksual dengan tidak safety dan juga tidak memerhatikan kesehatan serta kebersihan penisnya dengan baik dan benar.

 

Gejala Infeksi Jamur Kelamin

Peradangan jamur kandida pada bagian kemaluan laki- laki terdapat di bagian ujung penis. Jika ini terjadi pada laki- laki yang belum disunat dapat pula bisa menginfeksi kulit. Kerapkali peradangan jamur kandida tidak diiringi dengan indikasi yang nyata. Sebagian indikasi yang mungkin mengikuti di antara lain adalah sebagai berikut:

  • Sensasi gatal ataupun sakit pada area penis
  • Terlihat ruam kemerahan pada penis, diikuti bintil- bintil kecil ataupun bintik bercorak putih
  • Kulit penis terlihat mengilap
  • Terjadi pembengkakan pada penis
  • Cairan pekat berwarna putih yang terpusat di bawah prepusium (penutup kepala penis) dengan aroma yang tidak sedap
  • Kesusahan untuk menarik prepusium
  • Sensasi perih saat bersenggama ataupun ketika buang air kecil

 

Faktor Risiko Infeksi Jamur Kelamin

Pada kondisi normal, jamur candida memanglah hidup di kulit serta beberapa bagian tubuh semacam mulut, tenggorokan, saluran pencernaan, serta Miss V tanpa menimbulkan gangguan pada kesehatan. Akan tetapi, apabila jamur kandida berkembang biak tak terkendali ataupun masuk aliran darah, ginjal, jantung, serta otak, tentuyna hal tersebut dapat beresiko untuk tubuh.  

Pertumbuhan serta perkembangan jamur kandida yang tak terkendali kerapkali disebabkan oleh sistem imunitas tubuh yang rentan. Beberapa kondisi yang bisa memperlemah daya tahan tubuh adalah:

  • Menderita diabetes, HIV atau AIDS, kanker, ataupun sedang menempuh pengobatan kemoterapi
  • Menggunakan obat kortikosteroid dalam jangka yang lama
  • Menggunakan antibiotik dalam jangka waktu yang cukup lama
  • Mengalami obesitas ataupun malnutrisi

 

Selain hal-hal di atas, faktor-faktor berikut juga bisa meningkatkan risiko terjadinya kandidiasis pada kulit serta area kelamin:

  • Cuaca yang lembap serta hangat
  • Jarangnya mengganti pakaian dalam
  • Biasn mengenakan pakaian yang tidak bisa membuat keringat meresap dengan baik
  • Kurangnya kesadaran menjaga kebersihan individu

 

Risiko dan Bahaya Infeksi Jamur Kelamin 

Segera jalani pemeriksaan ke dokter jika Anda mengalami gejala dan keluhkesah yang telah dipaparkan di atas. Anda juga wajib melakukan kontrol ke dokter bila mempunyai faktor risiko yang dapat meningkatkan peluang terjadinya kandidiasis seperti HIV, kanker, ataupun diabetes.

Bila Anda telah dinyatakan terjangkit kandidiasi, lakukan kontrol ke dokter sesuai jadwal yang disarankan oleh dokter. Tidak hanya untuk memantau pengobatan, hal ini juga bermaksud mencegah komplikasi lebih lanjut.

 

Pencegahan Infeksi Jamur Kelamin

Terdapat berbagai cara pencegahan untuk menghindari terjangkit oleh jamur kandida. Anda  dapat melakukan hal-hal yang menjaga kebersihan tubuh seperti sering mengganti pakaian dalam. Jangan gunakan pakaian dalam jika sudah terasa lembap dan basah.

Selain itu, pilihlah pakaian yang mudah menyerap keringat agar jamur tidak mudah tumbuh di area kelamin Anda. Jaga pula kebersihan area alat vital untuk mencegah datangnya berbagai penyakit yang mengancam area kelamin. Anda juga dapat melakukan penindakan medis di Klinik Pandawa Jakarta.

 

Pengobatan Infeksi Jamur Kelamin di Klinik Pandawa Jakarta

Kami klinik pandawa memiliki banyak pasien dengan penyakit infeksi jamur kelamin disertai berbagai komplikasi dan penyebab. Klinik Pandawa juga memiliki dokter ahli dan berpengalaman dalam menangani infeksi jamur kelamin ataupun penyakit kulit dan kelamin lainnya.

Banyak pasien yang telah berhasil disembuhkan dan menyatakan puas dengan pelayanan medis yang kami berikan. Biaya berobat di klinik pandawa juga relatif terjangkau dan murah. Fasilitas yang dimiliki oleh klinik pandawa antara lain semua ruangan full AC, parkir luas dan gratis, tersedia  laboratorium, apotik, rontgen dan USG, memiliki alat medis modern termasuk alat laser.

Apabila Anda membutuhkan informasi lebih lanjut untuk pengobatan dan tindakan efektif, segera reservasi dan konsultasikan keluhan Anda dengan menghubungi 021-62313337 atau 0821-1141-0672 (telepon/SMS/WA)  atau klik bit.ly/2VdMqLL. untuk berkonsultasi online dengan dokter kami secara gratis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *